Langsung ke konten utama

Postingan

Iam Yours...

 Akhirnya, aku resmi menjadi maba di Politeknik Negeri Jember, kampus yg belum pernah aku mengetahui sebelumnya, baru tau setelah tes wawancara dan kesehatan disana. Yaahh.. Setelah rangkaian formalitas sebagai mahasiswa baru selesai, saat itu juga mikir di Jember mau ngapain aja selalin kuliah, pastinya sayang banget kalau cuma kuliah udah jauh2 dari rumah.  Seperti niatku sebelumnya, Jember harus bisa membuatku menjadi sebaik2 wanita, harus berubah luar dalam. Dan, Allah memberiku jalan untuk menuju kesitu. Aku ikut di UKM Labaik (Lembaga Aktivis Islam Kampus). Aku mengikuti semua kegiatannya dgn antusias, meskipun kadang sering bolos.. Dari komunitas inilah aku banyak belajar. Mbak2nya yg dengan anggun dan rapi mengenakan pakaian dan tudung lebar, orangnya ramah, sopan dan santun. 

Kamu Harus Tanggung Jawab!!!

iihh... kiut banget, duh ini bagus, eh cocok warnanya, duh kan aku jadi pengen... dan, bla bla bla lainnya.. begitulah saat melihat sesuatu yang hanya berdasarkan pengen tanpa tau itu tuh buat apa, bermanfaat gak, butuh banget gak. hanya hati nurani yang tahu :D Sejak lahir kedunia, sejak tau baik buruknya sebuah perkara, dan sudah bisa membedakan antara warna peach, pink, magenta, baby pink, coral, krem, dan merah kuning hijau itu artinya sudah ada pengadilan yang akan kamu datangi untuk menjelaskan perkara apa yang sudah dikerjakan. ''Seseorang tidak akan mendapatkan apapun selain apa yang telah dikerjakan", begitulah kira2 bunyi hukumnya :D. Biasanya, orang kalau sudah pingin, pasti berusaha memenuhi apa yg dipingini. Termasuk pingin ngoleksi barang2 pakai yang ga bisa kadaluwarsa tapi selalu saja merasa kurang. Khususnya nih kaum ibu2, iya, kaum ibu yang sudah beneran jadi ibu dan ibu yang belum menjadi ibu..hhaa.. Yang selalu bilang gak punya baju padahal lemarinya pe...

Nikmati Masa muda...

 Suatu hari Abdullah bin Umar mendatangi Rasulullah. Ia bertanya, "Ya Rasulullah, dalam berapa hari aku boleh mengkhatamkan alQuran?", Rosul menjawab " Dalan 30 hari.". Ibnu Umar berkata " Aku sanggup lebih cepat dari itu", maka Nabi berkata " Dalam 20 hari" , Ibn Umar kembali berkata " Aku masih kuat. Nabi berkata " Dalam 10 hari", " Ya Rasulullah,ijinkan aku menikmati mudaku dan kekuatanku" . Mendengar hal itu Nabi berkata "Dalam 5 hari", Ibn Umar masih berkata "Wahai Rasulullah, aku sanggup lebih dari itu", akhirnya Nabi bersabda "dalam 3 hari jangan kurang dari itu"  (HR. Ahmad 2/16)  Ada hal penting yg harus diketahui, yaitu bahwa tekad seperti Ibn Umar tidak muncul tiba2. Namun ada bangak langkah pendahuluan, krn itu, jgn mulai mengkhatamkan AlQuran dengan 3 hari. Agama ini dalam, maka masukilah ia secara perlahan. Wahai para pemuda, permudahlah jgn dipersulit. Berilah kabar gembira jgn...

Bukan Mantan...

Rasanya, aku belum pernah merasa punya mantan, mantan teman tepatnya. Sejak sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga kuliah dan teman di luar sekolah aku tak pernah lupa teman – teman . Apalagi teman yang menganggapku ada (eh ntah sih mereka nganggap aku atau nggak..ckckck). musababnya kenapa aku tak bisa lupa adaalaahh........ karena aku emang gak mudah melupakan sesuatu gituuh.. Pingin banget mengabadikan mereka atu atu dalam sebuah buku supaya dunia tau betapa aku selalu menyimpan mereka dalam hatiku, dalam memori otakku, dan didalam doaku. Mungkin butuh waktu dan lembaran yang tak terhingga untuk bisa menceritakan semua kisah yang kami lalui, dari saling bercanda, kebingungan, saling salah paham, etc. Apalagi kalau diceritain persatu anak...... Okeeh.. yang paling terbaru saja, sahabat – sahabatku di bangku kuliah, di kampus tercintee, di kota berinisial J, Jember Carnaval City, ehehe.. berawal dari satu kelompok saat ada tugas kuliah yang meng...

Ah, kondisi kita sangat memyedihkan!

Seorang lelaki mendatangi salah seprang tabiin yang sedang menangis sehingga ia sangat kasihan padanya dan bertanya " Apa yg membuatmu menangis? Apa engkau sakit? " Tabiin itu menjawab, lebih dari itu." lelaki tadi kembali bertanya, "Ada keluargamu yg meninggal dunia?" Tabiin tsb memberikan jawaban yg sama, "lebih dari itu." Lelaki itu terus bertanya "apakah engkau kehilangan harta? " ,jawaban sang tabiin pun tetap sama. Lelaki itu terus saja bertanya hingga Tabiin akhirnya menjawab "Semalam aku tertidur dan lupa bangun malam". (Pahami Ibadahmu,  Dr. Amr Muh.  Khalid)  Ah,  kondisi kita sangat menyedihkan.  Menangis tersedu menyesali semuanya.  Kucurkan air mata penyesalan atas banyaknya waktu yg terbuang dan atas berbagai kehormatan yg sudah dilanggar. Tampakkan kesedihan,  sebab malam sedang merintih...... 
Jika setiap kata adalah doa Rasanya namamu telah menjadi sebuah doa Ya,  Namamu yang selalu tak sengaja kusebutkan padaNYA Tak sengaja? Sebab bukan hanya lisan yang menyebut Namun hatipun turut Tak ayal ku mengelak, Ku memaksa hati tuk menolak Tak ada yg bisa menebak  Kehendak Ilahi Yang Maha Bijak 

Tetap sama...

Sedari bisa baca, bisa tulis, bisa berhitung, intinya setelah masuk sekolah, aku suka sekali membaca. Ntah itu bacaan  buku sekolah, cerita, daaann, pernah baca bacaan yg seharusnya belum waktunya aku baca. 😄😜 aku dulu jadi siswa akselerasi waktu TK, jadi aku langsung dimasukan sekolah dasar 😄 Karena suka baca itulah, kalau punya buku baru selalu greget pingin segera melahap habis tuh buku. Inget banget saat itu kelas 5 SD, punya pinjeman buku komik manga dari teman, tebel ih, sekitar 300an halaman. Semangat dong mau baca, start jam 9 pagi aku buka halaman demi halaman, menarik sekali, mau aku tutup tapi sayang banget, tak terasalah saat lihat jam ternyata sudah jam 3 sore😅 Kalau baca, pewenya tuh sambil tiduran, padahal ga baik baca sambil tiduran, yaahh gimana lagi, belajar, baca buku, nulis, main laptop, nonton film daaan sebagainya, sukanya sambil rebahan, anak kasur banget.. Nah pointnya itu disini. Kebiasaanku yang suka ngapain aja sambil rebahan itu membuatku sering...

Benarkah???

Aku ingin begini Aku ingin begitu Ingin itu ingin itu banyak sekali .... Sepotong lirik dari kartun doraemon, memang sih, kalau dipikir manusia memang tak ada batasnya dalam berkeinginan. Saat di bangku sekolah dasar, aku ingat banget ada mata pelajaran tentang sosial yg menjelaskan tentang keinginan manusia yg tak terbatas. Karena saat itu aku baru menyadari, akhirnya pernyataan tersebut sangat aku ingat hingga sekarang. Saat ingin sesuatu, apa yg manusia lakukan? Berusaha untuk mendapatkan apa yg diinginkan. Mungkin itu jawaban yg paling tepat. Ada pepatah "Usaha tak akan mengkhianati hasil" artinya apa yg kita lakukan, usaha keras, itu berbanding lurus dgn apa yg kita dapatkan nantinya. Usaha sedikit = hasil sedikit, usaha banyak = hasil banyak. Gampangnya seprti itu. Tapi sadarkah? Salah satu kesombongan manusia yg tidak disadari adalah ketika dia berusaha, lalu berdoa. Memangnya salah?? Memang harus begitu kan? Usaha harus disertai doa kan? Tunggu... Manu...

Mengapa???

Saat terdiam, aku bertanya Saat bersuara, pun aku tetap bertanya Entah apa Mungkin aku terlalu bodoh ...... Bertanya yang tak pasti Bertanya yang sudah diketahui Mungkin seperti iya Namun ternyata tidak ....... Kadang aku sanggup melepas Meski hati ini tak rela Inilah kebodohanku Mengharap pelangi muncul saat tak ada hujan pasti ...... Inilah kenyataan Prahara yang harus kuhadapi Namun aku percaya Keindahan akan datang pada saatnya

Menunggu..

Menyebalkan, menjenuhkan, membosankan. Jenuh, bosan, sebal. Ya itulah yang dirasakan saat menunggu sesuatu.  Tidak, tidak hanya rasa itu. Tapi juga menguji kesabaran seberapa tahan saat menunggu. Namun yang dapat kita lakukan adalah bersabar. Bukankah hidup juga tentang menunggu? Yaa, menunggu waktu untuk kita kembali ke kehidupan abadi kita. Tak akan sejauh itu, hal kecil saja misal menunggu jemputan, saat kita tau ingin dijemput saat itu juga kita mengharap kehadiran sang penjemput (malaikat maut misal)😷😇😇.hhee  saat itulah bagaimana kita mengisi waktu saat menunggu, membaca sholawat sambil lihat kearah datangnya sang penjemput, buka hape padahal ga ada chat atau hal penting (aku banget😆)...  Banyak sekali hal yang membuat kita menunggu, dan, banyak pula ungkapan yang menggambarkan bagaimana rasanya menunggu. Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku Saatku harus bersabar dan terus bersabar menantikan kehadiran dirimu Entah sampai kapan aku harus menun...

Aku sudah Hijrah!!

Aku bilang,  "aku sudah hijrah! " Tapi ternyataaa....  Akhlakku masih buruk,  Sehingga orang disekitarku tak nyaman didekatku...  Tapi ternyata....  Bicaraku masih tak pantas Banyak hati yg tersakiti atas ucapan bibir ini Bahkan aib orang tak lain turut keluar bersama mulut ini Tapi ternyata....  Hatiku masih berpenyakit,  Senang melihat orang lain sedih Sedih melihat orang lain senang, Sering memosting perihal agama Tapi amalanku sangatlah sedikit Terkadang mampu merangkai kata bijak Padahal minim ilmu Dan, belajarpun jarang Kupikir, aku sudah hijrah Tapi ternyata aku hanya memakai topeng Aku ingin terlihat baik dihadapan Nya Tapi ternyata aku hanya ingin baik dihadapan penduduk bumi.. #selfreminder

Hanya Ingin Menjadi Qonita (3)

"Ibu mimpi nganter putri ke Jember, sambil ibu megang brosur ada tulisan jember disitu". Suatu hari ibu nyampaikan ke aku, terus??? "Putri kuliahnya di jember saja ya, mungkin mimpi itu salah satu petunjuk dari Allah", tegas ibu. Yaah.. Aku bisa kuliah dimana aja, tapi aku gak bisa jika tanpa restu ibu. Meskipun, aku ada keinginan untuk melanjutkan sekolah di tempat yg selama ini aku impikan, salah satu akademi di surabaya, mungkin ga banyak orang tau, tapi hatiku selalu ingin disana. Aku memutuskan untuk mencoba mengikuti semua seleksi yg diadakan disekolah tersebut dari awal, Allah mempermudah aku... Tapi dipertengahan, hatiku selalu memberontak, ini bukan jalanku, ditambah lagi cerita omku tentang bapakku yg sangat gak rela aku sekolah disitu krn nanti kalau kerja pasti jauh, pasti itu... Ditengah kegalauan itu, nangis satu2nya jalan yg membuat aku bebas mengekpresikan kebimbangan hati. "jika takdirku bukan di sby,aku menginginkan tempat yg bisa membuatku...

Hanya ingin menjadi Qonita (2)

"Dia masuk MAN di L, sekarang masih kelas X", ucap bibi U.  "Oh ya, sambil di pesantren atau gimana?" tanya keluarga yang bertamu. "iyaa, pesantrennya sambil ada program hafalan Quran, ustadznya dari daerah njenengan kok." Deggg...  aku, yang saat itu sudah hampir lulus dari SMA, masih gitu aja hidupnya. berasa ada jawaban dari semua yang aku pertanyakan selama ini, kenapa aku masih hidup gini aja? aku merasa bukan diriku? aku merasa bukan dijalanku? aku harus bagaimana? bisa gak aku seperti perempuan2 sholihah itu? bisa gak aku merubah diriku?  dari sekilas percakapan tersebut aku jadi punya tekad, ya tekad untuk merubah diri menjadi sebenar2 muslimah tekad untuk menjadi perempuan yang taat. Dia, saudaraku, yang 3 tahun lebih muda dari aku, saat itu kelas X, sudah sangat seanggun itu mengenakan pakaian taatnya. berbalut kain panjang,longgar nan gelap. tak ada celah untuk bisa melihat kulit halusnya. tampak lebih anggun nan manis dengan senyuman...

Silver ceremony..

Yudisium ke XV Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember (Selasa, 1 Oktober 2019) Yudisium itu pengumuman nilai atau ipk (indeks predikat kumulatif) kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah di ambil mahasiswa dan penetapan nilai dalam transkrip akademik, serta memutuskan lulus atau tidaknya mahasiswa. sedikit tentang pakaian yang kami kenakan, Beda dengan jurusan lain di polije (Politeknik Negeri Jember), jurusan kesehatan satu2nya jurusan yang sekaligus melaksanakan sumpah profesi saat yudisium, seperti tenaga kesehatan lain, seperti dokter, perawat, farmasi etc. dan spesial lagi, mesti pakai pakaian2 nasional seperti kebaya bagi yg cewek2, dan berjas bagi yg cowok2.. 😊😊 eh, tapi sekarang jurusan lain juga mengenakan pakaian nasional saat yudisium. kebaya gak melulu tentang atasan mirip kostum RA Kartini, bawahan pakai sewek atau jarit, 😀😀  bisa juga dengan mengkombinasi dan memvariasikan dengan model kebaya modern...

Hanya ingin menjadi Qonita..

BAGAI TUTUP PANCI             Yah, namanya juga belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk its okay saja. Kalau sedang butuh ya dipakai, tidak butuh ya tidak dihiraukan. Dibuat pajangan ditempatnya, tanpa disentuh sekalipun. Eitss, tapi kalimat tidak bisa membedakan yang baik dan mana yang buruk itu hanya buat anak kecil saja ya. Untuk yang sudah baligh sepertinya sudah bisa ya membedakan. Nah, sama halnya dengan seorang perempuan yang menjaga tubuhnya, kalau mau keluar rumah tidak lupa kulitnya dioles bodylotion dulu takut rusak atau hitam terkena sinar matahari. Rambutnya di conditioner dulu biar tetap licin dan mudah diatur, juga tidak lupa atur poni miring kiri atau miring kanan. Semua itu dilakukan karena mereka sudah tahu dan   menganggap tubuh itu harus dilindungi dan diperindah agar nampak sedap dipandang.             Padahal untuk kaum hawa yang suka ...

Sementara....

Bagiku, semua hanya sebagai pelengkap hidup, menunggu datangnya maut, menunggu datangnya Kehidupan yang sebenarnya... Tak ada yang tau, aku yg sekarang dgn aku yg dulu.. Tak ada yang bisa menebak, aku yang sekarang dengan aku yang akan datang.. Semua yg terjadi sekarang, jadikan pelajaran untuk masa yg akan datang, begitupun, yang terjadi di masa lalu.

Halaman Persembahan yang tak tersampaikan menyeluruh

PERSEMBAHAN             Puji sukur saya panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala Rahmat, Hidayah serta petunjuk yang sentiasa diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik meskipun sering ada hambatan dalam prosesnya. Selesainya skripsi ini bukan berarti telah selesai pula perjuangan selanjutnya. Skripsi ini saya persembahkan untuk pihak-pihak yang selalu mendukung saya baik secara jasmani maupun rohani. Diantaranya adalah: 1.       Kedua orangtua yakni Bapak Rohmad Yuliyanto dan Ibu Juhairiyah serta seluruh keluarga besar yang tidak pernah melepaskan doa, kasih sayang dan perhatian, menjadi sumber penyemangat dalam segala hal termasuk dalam menyelsaikan skripsi ini 2.       Seluruh Dosen Program Studi Rekam Medik dan teknisi serta seluruh karyawan yang penulis hormati 3.       Sahabat-sahabat di (...

Laporan Hasil Kunjungan Lapang RSAL dr. Ramelan

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KLINIK REKAM MEDIK 1 (PKRM 1) “GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN UNIT REKAM MEDIK DAN INFORMASI KESEHATAN di RSAL dr. RAMELAN SURABAYA”   OLEH: KELOMPOK 1 ( B ) PROGRAM STUDI REKAM MEDIK JURUSAN KESEHATAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER 2016 GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN UNIT REKAM MEDIK DAN INFORMASI KESEHATAN di RSAL dr. RAMELAN SURABAYA KELOMPOK 1 ( B ) KETUA KELOMPOK         : Rendy Ardiansyah                           (G41150562)               ANGGOTA KELOMPOK   : 1. Dewi Wardah                            ...