Langsung ke konten utama

Halaman Persembahan yang tak tersampaikan menyeluruh


PERSEMBAHAN
            Puji sukur saya panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala Rahmat, Hidayah serta petunjuk yang sentiasa diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik meskipun sering ada hambatan dalam prosesnya. Selesainya skripsi ini bukan berarti telah selesai pula perjuangan selanjutnya. Skripsi ini saya persembahkan untuk pihak-pihak yang selalu mendukung saya baik secara jasmani maupun rohani. Diantaranya adalah:
1.      Kedua orangtua yakni Bapak Rohmad Yuliyanto dan Ibu Juhairiyah serta seluruh keluarga besar yang tidak pernah melepaskan doa, kasih sayang dan perhatian, menjadi sumber penyemangat dalam segala hal termasuk dalam menyelsaikan skripsi ini
2.      Seluruh Dosen Program Studi Rekam Medik dan teknisi serta seluruh karyawan yang penulis hormati
3.      Sahabat-sahabat di (Berbagi) yang selalu membantu, mendukung serta menyemangati dalam gundah dan gulana.
4.      Teman-teman Rekam Medik angkatan 2015 yang selalu saling membantu.
5.      Bidadari Squad Rumah Quran Mahasiswa Al-Ikhlas 1 & 2 Gemma Ibnu Katsir yang selalu menyertakan bait doa kepada saya.
6.      UKM Labaik serta ukhtifillah di Lingkaran Cinta dan Hamasah terutama Murobbi saya.
7.      Jurusan Kesehatan dan Almamater Politeknik Negeri Jember.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Hasil Kunjungan Lapang RSAL dr. Ramelan

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KLINIK REKAM MEDIK 1 (PKRM 1) “GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN UNIT REKAM MEDIK DAN INFORMASI KESEHATAN di RSAL dr. RAMELAN SURABAYA”   OLEH: KELOMPOK 1 ( B ) PROGRAM STUDI REKAM MEDIK JURUSAN KESEHATAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER 2016 GAMBARAN PELAKSANAAN MANAJEMEN UNIT REKAM MEDIK DAN INFORMASI KESEHATAN di RSAL dr. RAMELAN SURABAYA KELOMPOK 1 ( B ) KETUA KELOMPOK         : Rendy Ardiansyah                           (G41150562)               ANGGOTA KELOMPOK   : 1. Dewi Wardah                            ...

Hanya ingin menjadi Qonita..

BAGAI TUTUP PANCI             Yah, namanya juga belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk its okay saja. Kalau sedang butuh ya dipakai, tidak butuh ya tidak dihiraukan. Dibuat pajangan ditempatnya, tanpa disentuh sekalipun. Eitss, tapi kalimat tidak bisa membedakan yang baik dan mana yang buruk itu hanya buat anak kecil saja ya. Untuk yang sudah baligh sepertinya sudah bisa ya membedakan. Nah, sama halnya dengan seorang perempuan yang menjaga tubuhnya, kalau mau keluar rumah tidak lupa kulitnya dioles bodylotion dulu takut rusak atau hitam terkena sinar matahari. Rambutnya di conditioner dulu biar tetap licin dan mudah diatur, juga tidak lupa atur poni miring kiri atau miring kanan. Semua itu dilakukan karena mereka sudah tahu dan   menganggap tubuh itu harus dilindungi dan diperindah agar nampak sedap dipandang.             Padahal untuk kaum hawa yang suka ...

Aku sudah Hijrah!!

Aku bilang,  "aku sudah hijrah! " Tapi ternyataaa....  Akhlakku masih buruk,  Sehingga orang disekitarku tak nyaman didekatku...  Tapi ternyata....  Bicaraku masih tak pantas Banyak hati yg tersakiti atas ucapan bibir ini Bahkan aib orang tak lain turut keluar bersama mulut ini Tapi ternyata....  Hatiku masih berpenyakit,  Senang melihat orang lain sedih Sedih melihat orang lain senang, Sering memosting perihal agama Tapi amalanku sangatlah sedikit Terkadang mampu merangkai kata bijak Padahal minim ilmu Dan, belajarpun jarang Kupikir, aku sudah hijrah Tapi ternyata aku hanya memakai topeng Aku ingin terlihat baik dihadapan Nya Tapi ternyata aku hanya ingin baik dihadapan penduduk bumi.. #selfreminder